PERUBAHAN PERSEPSI KESEHATAN KARYAWAN INDUSTRI MELALUI LENSA HEALTH BELIEF MODEL DAN BUDAYA TAHAN BANTING
DOI:
https://doi.org/10.62207/sde30r18Keywords:
Persepsi, Kesehatan Karyawan Industri, Budaya Tahan BantingAbstract
Budaya "tahan banting" di lingkungan kerja industri Indonesia sering kali disalah artikan sebagai ketahanan fisik semu (superman mentality) yang mendorong pengabaian gejala awal penyakit dan presenteeism. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi transformasi persepsi kesehatan pada karyawan industri yang memiliki faktor risiko kardiovaskular, khususnya pasca mengalami vicarious experience (pengalaman tidak langsung) dan kondisi kritis pada diri sendiri. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat karyawan ("The Converted") di sebuah perusahaan industri. Analisis data dipandu oleh Health Belief Model (HBM) dan teori resiliensi organisasi. Temuan menunjukkan bahwa sebelum kejadian kritis, perceived susceptibility (persepsi kerentanan) dan perceived severity (persepsi keparahan) berada pada level yang sangat rendah, ditandai dengan ilusi kekebalan. Namun, vicarious experience (melihat rekan kerja mengalami komplikasi serius) dan critical personal condition berfungsi sebagai cues to action yang radikal. Pemicu ini mendobrak mekanisme penyangkalan dan secara instan meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan. Proses kognitif ini memicu pemaknaan ulang (sensemaking), yang mengubah konsep "tahan banting" dari endurance resilience (bertahan dalam penderitaan) menjadi adaptive resilience (ketahanan adaptif). Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan mereformulasi narasi kesehatan menggunakan testimoni rekan kerja (peer testimony), mempertimbangkan protokol skrining lanjutan (seperti treadmill stress test), dan mengimplementasikan KPI wajib untuk follow-up hasil Medical Check-Up (MCU) guna menjamin keberlanjutan kerja jangka panjang.
References
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Champion, V. L., & Skinner, C. S. (2008). The health belief model. In K. Glanz, B. K. Rimer, & K. Viswanath (Eds.), Health behavior and health education: Theory, research, and practice (4th ed., pp. 45–65). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Janz, N. K., & Becker, M. H. (1984). The health belief model: A decade later. Health Education Quarterly, 11(1), 1–47. https://doi.org/10.1177/109019818401100101
Johns, G. (2010). Presenteeism in the workplace: A review and research agenda. Journal of Organizational Behavior, 31(4), 519–542. https://doi.org/10.1002/job.630
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kossek, E. E., & Perrigino, M. B. (2016). Resilience: A review using a grounded integrated occupational approach. The Academy of Management Annals, 10(1), 729–797. https://doi.org/10.1080/19416520.2016.1159851
Luthans, F., Youssef, C. M., & Avolio, B. J. (2007). Psychological capital: Developing the human competitive edge. New York, NY: Oxford University Press.
McBride, C. M., Emmons, K. M., & Lipkus, I. M. (2003). Understanding the potential of teachable moments: The case of smoking cessation. Health Education Research, 18(2), 156–170. https://doi.org/10.1093/her/18.2.156
Morse, J. M., Jones, L., & Allen, M. (2018). The role of critical incidents in health behavior change: A qualitative synthesis. Qualitative Health Research, 28(5), 715–725. https://doi.org/10.1177/1049732317746362
Pratama, A., & Susanto, T. (2022). Prevalensi dan faktor risiko penyakit tidak menular pada pekerja industri di Indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 45–53.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403
Suma’mur, P. K. (2014). Higien perusahaan dan kesehatan kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dzul Arsyilana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

















