PENGARUH PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DAN PERMINTAAN BAHAN PANGAN TERHADAP HARGA BAHAN POKOK DI KOTA CIREBON

Authors

  • Firda Amanda Program Studi Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Catur Insan Cendekia, Cirebon, Indonesia Author
  • Turini Turini Program Studi Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Catur Insan Cendekia, Cirebon, Indonesia Author
  • Viar Dwi Kartika Program Studi Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Catur Insan Cendekia, Cirebon, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/c4j0pn59

Keywords:

Program Makan Bergizi Gratis; permintaan bahan pangan; harga bahan pokok; SEM-PLS; Kota Cirebon

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan permintaan bahan pangan terhadap harga bahan pokok di Kota Cirebon. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah munculnya kebijakan MBG sebagai program nasional yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan, sehingga berpotensi menekan sisi permintaan di pasar tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi pedagang pasar tradisional dan ibu rumah tangga di Kota Cirebon, khususnya di Pasar Harjamukti, Pasar Jagasatru, dan Pasar Kanoman. Sampel sebanyak 100 responden ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil pengujian outer model menunjukkan seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas konvergen dan reliabilitas. Hasil bootstrapping menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga bahan pokok (koefisien jalur = 0,535; T-statistics = 5,121; P-values = 0,000), dan permintaan bahan pangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga bahan pokok (koefisien jalur = 0,239; T-statistics = 2,311; P-values = 0,021). Nilai R-Square sebesar 0,481 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi harga bahan pokok sebesar 48,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pangan berskala nasional perlu diiringi penguatan pasokan dan distribusi di tingkat lokal agar tidak menimbulkan tekanan harga yang merugikan pedagang kecil maupun rumah tangga.

References

Bahtiar, R., & Raswatie, F. D. (2022). Analisis fluktuasi harga pangan di Kota Bogor. Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics, 1(2), 70-81.

Cohen, J., Manion, L., & Morrison, K. (2007). Statistical power analysis for behavioral sciences. Academic Press.

Fauzi, A., Andriani, V., Febrian, A. Z., Apriyana, G., Sella, B. S., Akbar, R. A., & Fadilah, M. F. (2023). Pengaruh meningkatnya harga cabai terhadap permintaan dan penawaran di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis, 3(1), 73-79.

Fong, L., & Law, R. (2013). [Review of A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) by J. F. Hair Jr., G. T. M. Hult, C. M. Ringle, & M. Sarstedt]. European Journal of Tourism Research, 6(2), 211-213.

Ghozali, I. (2021). Partial Least Squares: Konsep, teknik, dan aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.2.9 untuk penelitian empiris (3rd ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Helbawanti, O., Saputro, W. A., & Ulfa, A. N. (2021). Pengaruh harga bahan pangan terhadap inflasi di Indonesia. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 5(2), 107-116.

Johnson, D. W. (2024). N. Gregory Mankiw (1958–). In The Palgrave companion to Harvard economics (pp. 1039-1064). Springer International Publishing.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2024, 15 Juni). Kemenko PMK aktif dalam pemantapan konsep Program Makan Bergizi Gratis. kemenkopmk.go.id.

Lestari, R. D., & Winarto, W. W. A. (2023). Pengaruh kenaikan harga bahan pokok terhadap kesejahteraan masyarakat di Kedungwuni. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 117-124.

Nasywa Hafizah, Pebytabella, T. C., Sari, M., Winanda, R., Hidayatullah, R., & Harmonedi, H. (2025). Identifikasi variabel penelitian, jenis sumber data dalam penelitian pendidikan. Jurnal Qosim, 3(2), 586-589.

Nugroho, F., & Afandi, A. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi indeks harga pangan di Indonesia tahun 2000-2023. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 1-9.

Nurlaili, Y. (2025). Peluang Program Makan Bergizi Gratis dalam mendorong pertumbuhan UMKM pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Journal Financial, Business and Economics, 3(2), 25-42.

Putri, R. O. (2024). Analisis permintaan bahan pokok pada tingkat rumah tangga di Indonesia tahun 2018-2023 [Skripsi, Universitas Jenderal Soedirman].

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Sukirno, S. (2021). Mikroekonomi teori pengantar (3rd ed.). Rajawali Pers.

Suryana, A. (2014). Menuju ketahanan pangan Indonesia berkelanjutan 2025: Tantangan dan penanganannya. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(2), 123-135.

Widarso, M. R., & Djamaluddin, S. (2024). Analisis harga pangan pokok terhadap ketahanan pangan di Indonesia. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 21(2), 256.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

PENGARUH PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DAN PERMINTAAN BAHAN PANGAN TERHADAP HARGA BAHAN POKOK DI KOTA CIREBON. (2026). Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY), 3(6), 113-119. https://doi.org/10.62207/c4j0pn59