PERAN PESANTREN AL-GHOZALI CIREBON DALAM MEMBENTUK AKHLAK MULIA SANTRI DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.62207/yzrdwc66Keywords:
Pesantren, Pondok Modern, Pendidikan IslamAbstract
Pesantren Al-Ghozali Cirebon berperan penting dalam membentuk akhlak mulia santri di tengah tantangan era digital. Penelitian ini mengkaji bagaimana pesantren ini mengintegrasikan pembinaan akhlak dalam proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas, serta strategi menghadapi dampak negatif teknologi digital. Metode pendekatan langsung digunakan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, dengan fokus pada kitab klasik seperti Akhlak Lil Banin dan Ta'limul Muta'allim. Hasil observasi menunjukkan dampak positif teknologi seperti akses mudah ke pengetahuan keislaman, namun juga negatif seperti individualisme dan penurunan kepekaan sosial. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan perilaku sehari-hari, tanpa kurikulum khusus etika digital. Saran untuk pengembangan meliputi pemanfaatan teknologi secara bijak dan kajian khusus tentang dampak digital. Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara tradisi pesantren dan inovasi digital untuk membentuk santri yang berakhlak mulia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Cece Nasehudin, Zyza Mujahidah Nashral Millah, Aisyah F.S.E F.S.E (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1

















