FILSAFAT ISLAM DI MASA GOLDEN MEAN: STUDI ATAS FILOSOFIS MANUSIA TERBANG, ARISTOTELES, DAN PARA FILSUF ZAMAN KEEMASAN ISLAM: RELEVANSI MEREKA HARI INI
DOI:
https://doi.org/10.62207/0hz3kd87Keywords:
Manusia Terbang, Aristoteles, Filsuf Zaman Keemasan Islam, Relevansi kontemporer, Pemikiran FilosofisAbstract
Penelitian ini membahas pemikiran Aristoteles dan para filsuf pada Zaman Keemasan Islam serta relevansinya terhadap pemikiran kontemporer. Fokus utama kajian adalah konsep manusia sebagai makhluk yang memiliki potensi untuk “terbang” secara intelektual dan spiritual, yang dieksplorasi melalui pemikiran metafisika, etika, dan logika. Studi ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah teks-teks klasik dan interpretasi modern terkait Aristoteles, Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Al Ghazali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gagasan-gagasan filsafat klasik dan Islam memiliki relevansi signifikan dalam konteks pengembangan pemikiran kritis, etika, dan pendidikan saat ini. Konsep manusia yang mampu “melampaui keterbatasan” menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan modern, seperti etika teknologi, pembangunan karakter, dan pencarian makna hidup. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya dialog antara pemikiran klasik dan kontemporer untuk memperkaya wawasan filosofis dan praktis di era modern.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Teuku Muhammad Fauzan Robbani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1

















