KESETARAAN GENDER DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN
DOI:
https://doi.org/10.62207/zhy72m18Keywords:
Kesetaraan gender; Al-Quran; Tafsir maudhu’i; Ali ‘Imran 195; An-Nisa’ 32; Mufassir; Tafsir Al-Misbah; Ibnu Katsir; Kepemimpinan perempuan; Studi kepustakaanAbstract
Penelitian ini berjudul “Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Quran”. Dalam melakukan penelitian penulis mengumpulkan dan menganalisa pendapat para mufassir dari kitab tafsir Al-Misbah, Ibnu Katsir dan kitab tafsir al-Bayan yang menafsirkan Al-Quran surah ‘Ali Imran ayat 195 dan surah an-Nisa’ ayat 32, serta relevansinya terhadap terhadap perkembangan abad modern saat ini. Penelitian ini menggunakan metode tafsir maudhu’i dengan pendekatan historis dan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data-data pada penelitian ini diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data ini menggunakan teknik dokumentasi atau studi literatur, data yang disajikan secara analisis deskriptif yaitu dengan memaparkan data yang berkaitan dengan merujuk ayat-ayat al-Quran sebagai data primer dan kitab-kitab tafsir, buku-buku literatur yang berkaitan sebagai data sekunder. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam syariat agama Islam, dalam Al-Quran tidak ada perbedaan antara pria dan wanita, banyak ajaran dalam al-Quran khususnya surah Ali ‘Imran ayat 195 dan surah An-Nisa ayat 32 yang mendukung kesetaraan gender dan mendorong peran aktif wanita dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk menjadi pemimpin.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pandu Wijaya, Kusnadi Kusnadi, Aristopan Aristopan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1

















