PSIKOLOGI ISLAM: MEMBANGUN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERSPEKTIF NILAI-NILAI PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH
DOI:
https://doi.org/10.62207/z888bf18Keywords:
Psikologi Islam, Kecerdasan Emosional, Pendidikan Muhammadiyah, Nilai-nilai IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kecerdasan emosional dalam perspektif Psikologi Islam dan mengintegrasikannya dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah. Kecerdasan emosional yang selama ini didominasi oleh paradigma barat, perlu direkonstruksi agar selaras dengan nilai-nilai ketauhidan dan akhlak mulia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif interpretatif. Sumber data primer meliputi kitab tafsir, hadis, serta dokumen resmi Muhammadiyah seperti Tanfidz Muktamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima pilar kecerdasan emosional (kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial) dapat diperkaya melalui nilai-nilai Islam dan pendidikan Muhammadiyah seperti itqan (profesionalisme), amanah, shura (musyawarah), serta tajdid. Pendidikan Muhammadiyah dengan karakter keislaman dan kemodernannya menjadi wahana efektif dalam pembentukan kecerdasan emosional yang tidak hanya cerdas secara psikologis tetapi juga berkemajuan dan berlandaskan Al-Islam. Kesimpulannya, integrasi ini melahirkan model kecerdasan emosional religius-transformatif yang relevan untuk menghadapi tantangan zaman.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dedi Wijaya, Muntaha Muntaha (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1

















