REALITAS PASCA FOTOGRAFIS: SINTESIS KAJIAN TENTANG CITRA HASIL GENERASI AI DAN KEBENARAN
DOI:
https://doi.org/10.62207/vdasnq57Keywords:
Kecerdasan Buatan, Indexicality, Kebenaran Visual, Hiperrealitas, Pasca-FotografiAbstract
Munculnya citra berbasis kecerdasan buatan (AI) telah memicu krisis epistemologis dalam diskursus budaya visual dengan menantang konsep tradisional indeksikalitas fotografi. Artikel ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang konsep kebenaran visual di era pasca-fotografi melalui tinjauan naratif sistematis terhadap literatur-literatur terbaru. Temuan penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari model perekaman berbasis lensa (camera-recorded) menuju penciptaan berbasis instruksi teks (prompt-generated), yang mengubah posisi citra dari bukti material menjadi proyeksi matematis. Fenomena ini melahirkan apa yang disebut sebagai "algorithmic truth" dan a Baudrillardian state of hyperreality, di mana kemiripan estetika menggantikan asal-usul sebagai tolok ukur autentisitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan kerangka kerja kritis baru untuk menavigasi ambiguitas realitas dalam dokumentasi budaya dan sejarah di masa depan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risky Chairani Putri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/?ref=chooser-v1











