BARODAK: SEBUAH DIALEKTIKA FEMINISME DAN KONSERVATISME BUDAYA PEREMPUAN SUMBAWA

Authors

  • Ika Wahidah Program Magister Kajian Wanita, Universitas Brawijaya Malang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/52j4zm96

Keywords:

Barodak, Feminisme, Konservatisme Budaya, Dialektika, Perempuan Sumbawa

Abstract

Penelitian ini mengkaji dialektika antara feminisme dan konservatisme budaya dalam tradisi pra-pernikahan Barodak pada masyarakat Sumbawa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis Barodak sebagai sebuah arena di mana dua kekuatan yang kontradiktif ini berinteraksi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun ritual ini berakar pada nilai-nilai konservatif yang mengukuhkan peran gender tradisional , ia secara paradoks juga memperlihatkan adanya agensi dan otoritas perempuan. Peran sentral Inaq Odak dan partisipasi aktif ibu-ibu dalam memimpin ritual menunjukkan bahwa perempuan memegang posisi signifikan di dalam kerangka budaya patriarkal yang ada. Melalui analisis feminisme post-struktural dan posT kolonial, penelitian ini berargumen bahwa Barodak adalah sebuah sintesis yang mempertahankan tradisi sambil secara halus mengakomodasi pemberdayaan perempuan. Partisipasi perempuan dalam ritual ini dapat dilihat sebagai sebuah praktik performativitas gender yang menguatkan identitas budaya, serta sebagai upaya sadar untuk melestarikan jati diri dari pengaruh luar . Penelitian ini menyimpulkan bahwa agensi perempuan tidak selalu berbentuk penolakan radikal terhadap tradisi, melainkan dapat beroperasi melalui negosiasi strategis dan penguatan posisi di dalam kerangka budaya mereka sendiri.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

BARODAK: SEBUAH DIALEKTIKA FEMINISME DAN KONSERVATISME BUDAYA PEREMPUAN SUMBAWA. (2026). Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM), 3(2), 658-666. https://doi.org/10.62207/52j4zm96