KONTRIBUSI BIDANG KEFARMASIAN DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DAN KETAHANAN NASIONAL: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS NARATIF

Authors

  • Ibnu Syinna Alfiza Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Kusuma Husada Purwokerto, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/j0q4fd97

Keywords:

praktik kefarmasian; derajat kesehatan masyarakat; ketahanan nasional; pelayanan kefarmasian; regulasi kesehatan

Abstract

Kesehatan merupakan hak asasi manusia sekaligus modal utama pembangunan nasional. Bidang kefarmasian memiliki peran strategis yang belum sepenuhnya disadari sebagai penopang mutlak dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Artikel ini bertujuan menguraikan kontribusi nyata bidang kefarmasian, mulai dari penyediaan sediaan farmasi yang aman, pelayanan informasi obat, hingga penegakan kepatuhan regulasi yang mendukung ketahanan sistem kesehatan nasional. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka naratif (narrative literature review) terhadap regulasi dan literatur ilmiah yang berlaku di Indonesia maupun internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik kefarmasian yang profesional dan taat aturan mampu menekan angka kesalahan pengobatan, mengurangi beban biaya kesehatan, serta menjamin ketersediaan obat dalam kondisi darurat. Kontribusi bidang kefarmasian teridentifikasi melalui empat jalur utama, yaitu penjaminan mutu, keamanan, dan ketersediaan sediaan farmasi; perwujudan penggunaan obat yang rasional dan aman; peningkatan literasi kesehatan masyarakat; serta penopang ketahanan kesehatan nasional melalui kemandirian penyediaan obat esensial dan vaksin. Disimpulkan bahwa optimalisasi peran seluruh tenaga kefarmasian menjadi salah satu pilar kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri, yang pada gilirannya memperkokoh ketahanan nasional Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

KONTRIBUSI BIDANG KEFARMASIAN DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DAN KETAHANAN NASIONAL: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS NARATIF. (2026). Medical Studies and Health Journal (SEHAT), 3(2), 656-660. https://doi.org/10.62207/j0q4fd97