INTERAKSI TOBACCO DENGAN OBAT DAN PENYAKIT

Authors

  • Aulia Nabila Fajarini Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Ghea Abelisa Ananda Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Jelita Suwandi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Kharina Frizzilya Arralova Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Maulida Hafni Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Najwatul Izzati Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Nayshilia Bulan Rizky Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Rahmi Rahayu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Siska Marlina Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Ziva Elminora. G Elminora Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Defniwita Yuska Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Eva Yuniritha Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author
  • Deri Andika Putra Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62207/gwzmdw90

Keywords:

Merokok, Tembakau, Interaksi Obat, Farmakokinetik, Nikotin, Metabolisme Obat, Efektivitas Terapi, Efek Samping Obat

Abstract

Asap rokok dan nikotin berinteraksi dengan obat-obatan dengan mempengaruhi penyerapan, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat sehingga menyebabkan perubahan pada respon obat itu sendiri, sehingga perokok biasanya memerlukan dosis obat yang lebih tinggi. Pencarian artikel dilakukan melalui fitur pencarian lanjutan berbasis ScienceDirect, PubMed, Google Scholar. Yang akhirnya 6 artikel digunakan dalam penelitian ini. Kami menemukan bahwa obat-obatan dapat berinteraksi satu sama lain saat mengkonsumsi beberapa obat sekaligus, tetapi interaksi ini tidak selalu dipengaruhi oleh obat itu sendiri. Terkadang interaksi dapat disebabkan oleh reaksi obat dengan makanan, minuman, dan tembakau. Perokok harus mengkonsumsi dosis obat yang lebih tinggi untuk pengobatan dalam jangka Panjang, yang menyebabkan lebih banyak efek samping. Dalam jangka panjang, tubuh seseorang bisa menjadi resistensi obat dan harus ditingkatkan dosisnya. Penggunaan obat yang berlebihan menyebabkan seseorang mengalami lebih banyak gejala emosional dan fisik. Rokok juga dapat memiliki efek farmakokinetik pada beberapa obat (clozapine, olanzapine dan kokain).

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

INTERAKSI TOBACCO DENGAN OBAT DAN PENYAKIT. (2026). Medical Studies and Health Journal (SEHAT), 3(1), 569-572. https://doi.org/10.62207/gwzmdw90