ANALISIS RASIO PERPAJAKAN (ETR, BTD, DAN TOI) DALAM MENGIDENTIFIKASI KONDISI LEBIH BAYAR DAN MITIGASI RISIKO AUDIT PAJAK PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK PERIODE 2020 - 2025
DOI:
https://doi.org/10.62207/4etamr87Keywords:
Lebih Bayar, Mitigasi Risiko Audit Pajak, Effective Tax Rate (ETR), Book-Tax Differences (BTD), Tax Overpayment Index (TOI)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lebih bayar pajak dan implikasinya terhadap mitigasi risiko audit pajak pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk periode 2020–2025. Sebagai agen pembangunan nasional, kondisi perpajakan perusahaan berpotensi dipengaruhi oleh kebijakan fiskal, sehingga kondisi lebih bayar dapat menimbulkan konsekuensi terhadap risiko audit pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis rasio perpajakan dan analisis tren berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan Effective Tax Rate (ETR), Book-Tax Differences (BTD), dan Tax Overpayment Index (TOI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2020–2021 perusahaan berada dalam kondisi kurang bayar, yang mencerminkan ketepatan peramalan pajak yang relatif baik. Namun, pada periode 2022–2025 perusahaan mengalami kondisi lebih bayar yang menunjukkan pola berulang, yang mengindikasikan adanya kecenderungan strategi pengelolaan pajak yang lebih konservatif. Di sisi lain, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketepatan peramalan pajak belum optimal, sehingga berpotensi meningkatkan konsekuensi administratif berupa pemeriksaan pajak terkait restitusi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah mampu menjaga kepatuhan pajak, diperlukan keseimbangan antara kehati-hatian dan efisiensi dalam pengelolaan pajak untuk meminimalisir risiko audit pajak yang berulang.
References
Hidayat, T., & Saputra, A. (2023). Peran Tax Forecasting dalam Mengendalikan Akumulasi Pajak Dibayar di Muka pada Perusahaan Sektor Keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Publik, 11(2), 89-104.
Niah, I., & Dahlan, M. (2025). Analisis Tax Compliance Atas Restitusi Pajak Penghasilan (PPh) Badan Dengan Status Lebih Bayar Pada PT Telkom Indonesia Tbk. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(6).
Putri, A. S., & Rahmawan, I. (2024). Efektivitas Manajemen Pajak dalam Mewujudkan Sustainable Tax Compliance pada Badan Usaha Milik Negara. Jurnal Tata Kelola & Akuntansi Perpajakan, 12(3), 167-182.
Ramadhan, F., & Lestari, D. (2025). Beban Kepatuhan (Compliance Cost) dan Dampak Pengajuan Restitusi Pajak Lebih Bayar Terhadap Probabilitas Audit Lapangan. Jurnal Tata Kelola dan Akuntansi Perpajakan, 13(1), 78-93.
Van Breemen, A., & Yuniarwati. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas pajak pada perusahaan sektor industri. Jurnal Paradigma Akuntansi, 7(3), 1036–1045. doi:10.24912/jpa.v7i3.34320
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2021). Laporan Keuangan Tahun 2020. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2022). Laporan Keuangan Tahun 2021. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2023). Laporan Keuangan Tahun 2022. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2024). Laporan Keuangan Tahun 2023. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2025). Laporan Keuangan Tahun 2024. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (2026). Laporan Keuangan Tahun 2025. Diakses dari https://www.brifinance.co.id/site/laporan-keuangan/.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferry Jumadsyah Tamba, Yuniarwati Yuniarwati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

















